Kisah Pengusaha Sukses

Orang-orang berhasil tidak hanya keras hati, mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

“Timothy L. Griffith”

Orang sukses dan orang yang belum sukses dibedakan dari cara berfikirnya. Cara berfikir ini bisa dipelajari oleh kita semua dan bisa dimiliki oleh siapa saja yang mau sukses. Mereka yang sukses adalah mereka yang selalu menggunakan kekuatan berfikir untuk terus memperbaiki hidupnya sehingga lebih baik, tentunya, banyak sekali kita menemukan orang-orang seperti itu disekitar kita. Salah satu contoh dari sekian banyak orang sukses yang ada di sekitar kita adalah Dwi Istiqomah Hidayati dan Bambang Susanto.

Tak sedikit pengunjung yang datang saat itu. Ada yang menaiki kendaraan pribadi mereka bahkan sampai terlihat beberapa orang yang berjalan kaki. Tujuan mereka sama, ke sebuah toko yang bernama  “MEDE” di jalan menco raya, toko yang sudah terkenal dikalangan mahasiswa itu menjadi referensi untuk memilih pakaian muslim. Beberapa karyawan terlihat sibuk untuk melayani para pelanggang yang tak kunjung sepi. Begitu juga dengan Isti, panggilan akrab pemilik dan pengelola toko tersebut tersenyum menyambut pelanggang yang memasuki tokonya, memenuhi permintaan pelanggang dengan baik serta ramah.

Menurut Isti, ia beserta sang suami tidak menyangka akan toko mereka ramai seperti ini, atas usaha dan kerja keras merekalah sehingga membuahkan hasil yang baik pula seperti yang di ungkapkan Ralph Waldo Emerson bahwasanya orang yang berhasil adalah orang yang antusias dengan lebih lama dibandingkan orang yang gagal. Mereka adalah orang yang sungguh-sungguh untuk melakukan pekerjaannya.

Awalnya mereka tidak sengaja untuk membuka usaha, atas kesepakatan bersama setelah menikah mereka berencana bekerja konfeksi dimana produk yang ditawarkan berupa pakaian yang dibuat secara massal dan dijual dalam keadaan jadi, tidak diukur menurut pesanan, tetapi menurut ukuran yg sudah ditentukan perusahaan-perusahaan pakaian tertentu. Dimana produk yang mereka tawarkan adalah pakaian muslim dan menyetornya ke toko-toko yang berada di eks-karisidenan surakarta, hal tersebut dilakukan isti untuk mengisi kekosongan sambil menunggu menyelesaikan skripsi yang ditemani oleh sang suami.

Pemasukan tak sesuai dengan pengeluaran, itulah yang menjadi kendala bagi pasangan suami istri tersebut untuk usaha mereka, akan tetapi tidak sampai disitu saja, karena pemasukan dari konfeksi tersebut lambat maka mereka berinisiatif umtuk membuka usah sendiri walau awalnya masih kecil-kecilan, seperti yang diungkapkan Bruce Barton bahwasanya saat Anda mengalami perubahan, saat itulah Anda akan berhasil. Isti menyatakan pada tanggal 4 april 2007, awalnya mereka nembung kakak dengan modal sebesar 5 juta. Uang tersebut digunakan untuk membeli busana muslim, gantungan baju serta etalase, selain itu barang dari konfeksi mereka yang masih tersisapun diletakkan di toko milik mereka.

Masih berdua, Isti dan Bambang masih mengelola toko mereka dengan bersama-sama, saat itu omset per hari hanya sebesar 150 ribu rupiah. Sekitar tahun 2009, ketika mau melahirkan anak pertama, mereka mengambil 2 orang karyawan, kemudian menambah karyawan lagi pada tahun 2010. Untuk karyawan dari ibu yang mencarikan, dari Pati diajarkan di sana sekitar 1 minggu masa pembelajarannya kemudian baru dikirim kesini menjadi karyawan MEDE dan sekarang memiliki 6 orang karyawan.

melihat perkembangan yang semakin pesat saja, karena saat itu pesaing belum ada maka toko tersebut harus diperluas, Isti menyatakan bahwa setiap setengah tahun toko mereka diperbesar. Akan tetapi karena permintaan pelanggan yang semakin banyak tetap saja toko mereka yang sudah di perbesar masih dirasa kurang sehingga Istipun menyatakan bahwa kendala mereka sekarang adalah tempat yang kurang luas dan belum ada lahan untuk tempat parkir para pelanggan, karena tanah masih menyewa dan belum boleh di beli oleh pemiliknya.

Lokasi toko yang dianggap strategis sangat memudahkan mereka untuk mendapatkan pelanggan yang banyak pula, Isti mengatakan bahwa untuk masalah lokasi sudah strategis karena berada di lingkungan kos, selain itu juga adanya penyebaran info mengenai toko mereka  dari mulut ke mulut cukup menjadi senjata sebagai promosi, karena tak harus membayar mahal-mahal lagi.

Mulai pagi jam 09.00 Wib toko tersebut sudah buka dan tutup  malam hari pada jam 21.30 Wib. Dengan waktu sekian mereka sudah mendapatkan penghasilan  perhari sekitar 5 sampai 10 juta dan seringnya 7 juta. Ketika ditanya berapa untung bersih dari penghasilan mereka setiap bulannya Isti menyebutkan nominal yang tidak sedikit,  sekitar 24 juta perbulan.

Toko yang sudah terkenal di lingkungan kampus ini mendapatkan respon positif dari orang-orang, tak heran banyak yang mengusulkan untuk menjual berbagai macam pakaian selain pakaian muslim, akan tetapi Isti menyatakan karena disini adalah lingkungan muslim maka produk yang kami tawarkan adalah yang berbau muslim misalnya baju-baju muslim yang penting adalah sesuatu yang berkah dan memeliki nilai ibadah. Dan untuk rencana kedepan akan lebih dilengkapkan, mulai dari pakaian muslim untuk anak-anak sampai dewasa untuk kaum pria.

Melihat banyaknya usaha penjualan pakaian muslim yang telah berkembang Isti memandang bahwa untuk strategi untuk memperthankan pelanggan sangat sederhana saja yaitu  apabila ada barang yang lama akan di diskon kemudian menata tempat dengan dekorasi semenarik mungkin agar para pelanggan merasa nyaman di toko tersebut.

referensi: interview langsung Dwi Istiqomah Hidayati

9 responses to “Kisah Pengusaha Sukses

  1. berkunjung! kunjungan baliknya ditunggu ya di.. upikunyu.blogspot.com, baca2, komen2, dan follow saya kalo mau.. hihi

    anyway.. nice posting! Happy blogging! Two thumbs up! :D

  2. wah,teman lama ternyata sudah menjadi orang sukses.mas admin boleh saya minta alamat email mbak isti.saya teman lamanya dari Pati.trims sebelumnya

  3. Ping-balik: Pengembangan Usaha Toko MEDE « "*Little Angel*"·

  4. Usaha dan krj keras adlh kunci utama tuk mencapai sukses,orang sukses gk ada kata kapok dlm wira usaha. Waluapun sese kali gagal, yg penting menekuni dan semangat dlm menjlani kerjaan.sy lulusan SD dr kmpng mrantau dijkt dr th 2000, alhamdulillah skrg ush sy tiap bln bersih 40-60jt.cm bg pengalaman aja, sungkono rembang 1984, tinggal dijakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s